Siapa yang tidak mengenal Mr. Bean? Mr. Bean adalah ikon bagi serial komedi televisi di seluruh dunia. Cerita lawak yang ringan dan menghibur membuat Mr. Bean sangat mudah diterima dan disukai oleh orang-orang dari berbagai kalangan. Siapa sangka Mr.Bean yang dikenal sebagai orang yang bodoh ini nyatanya diperankan oleh Rowan Atkinson yang merupakan seorang profesor jurusan teknik elektro lulusan Oxford University.
Banyak orang nampaknya binguna, apa yang membuat seorang profesor rela menjadi orang ‘bodoh’ sepanjang hidupnya dan menjadi Mr. Bean? Jangan salah, walaupun berperan sebagai orang ‘bodoh’ tapi perjuangan seorang Rowan Atkinson tidak bisa dianggap remeh.
Rowan Atkinson mulai jatuh cinta pada dunia akting saat berkuliah di Oxford University dan sudah terdaftar pada salah satu grup komedi. Tapi, Rowan tidak bisa tampil baik karena memiliki gangguan pada suaranya dan mencoba keberuntungan hanya dengan mengandalkan kemampuan akting semata. Namun, lagi-lagi ia mendapat banyak penolakan karena kegagapannya. Meskipun sulit, Rowan tetap percaya pada dirinya. Rowan kemudian menyadari kalau ia bisa bicara lancar saat memainkan sebuah karakter. Hanya, saja ia tetap mendapat penolakan karena tidak mempunyai wajah tampan dan tubuh yang gagah.
Rowan juga tidak seperti artis-artis lainnya yang tidak mengurus kehidupan mereka sendiri. Rowan tidak memiliki asisten dan juga tidak pernah membawa pengawal saat bepergian. Ia juga selalu membawa kopernya sendiri dan selalu bersikap layaknya orang-orang pada umumnya. Terlihat walau sudah menjadi orang sukses, Rowan tetap hidup dalam kesederhanaan.
Banyak orang selalu tertawa melihat aksinya di layar kaca dan mungkin menganggap dia adalah orang ‘bodoh’, tapi sedikit orang yang tahu kalau ia pernah memberikan sumbangan ratusan juta poundsterling untuk pengungsi di Afrika! Bisa dikatakan Rowan Atkinson dan sosok Mr.Bean ini benar-benar merupakan sosok panutan bagi kita semua. Rowan juga pernah mengatakan,”Untuk menjadi sukses, tidak perlu wajah rupawan dan tubuh ideal. Yang dibutuhkan hanyalah kerja keras!”
Sumber: Omg
Banyak orang nampaknya binguna, apa yang membuat seorang profesor rela menjadi orang ‘bodoh’ sepanjang hidupnya dan menjadi Mr. Bean? Jangan salah, walaupun berperan sebagai orang ‘bodoh’ tapi perjuangan seorang Rowan Atkinson tidak bisa dianggap remeh.
Rowan Atkinson mulai jatuh cinta pada dunia akting saat berkuliah di Oxford University dan sudah terdaftar pada salah satu grup komedi. Tapi, Rowan tidak bisa tampil baik karena memiliki gangguan pada suaranya dan mencoba keberuntungan hanya dengan mengandalkan kemampuan akting semata. Namun, lagi-lagi ia mendapat banyak penolakan karena kegagapannya. Meskipun sulit, Rowan tetap percaya pada dirinya. Rowan kemudian menyadari kalau ia bisa bicara lancar saat memainkan sebuah karakter. Hanya, saja ia tetap mendapat penolakan karena tidak mempunyai wajah tampan dan tubuh yang gagah.
Rowan juga tidak seperti artis-artis lainnya yang tidak mengurus kehidupan mereka sendiri. Rowan tidak memiliki asisten dan juga tidak pernah membawa pengawal saat bepergian. Ia juga selalu membawa kopernya sendiri dan selalu bersikap layaknya orang-orang pada umumnya. Terlihat walau sudah menjadi orang sukses, Rowan tetap hidup dalam kesederhanaan.
Banyak orang selalu tertawa melihat aksinya di layar kaca dan mungkin menganggap dia adalah orang ‘bodoh’, tapi sedikit orang yang tahu kalau ia pernah memberikan sumbangan ratusan juta poundsterling untuk pengungsi di Afrika! Bisa dikatakan Rowan Atkinson dan sosok Mr.Bean ini benar-benar merupakan sosok panutan bagi kita semua. Rowan juga pernah mengatakan,”Untuk menjadi sukses, tidak perlu wajah rupawan dan tubuh ideal. Yang dibutuhkan hanyalah kerja keras!”
Sumber: Omg

